RSS
email
0

Promosi Eksiklopedia Hadith Kitab 9 imam


Anda mencari software kitab Shahih Bukhari dan kitab imam-imam yang mashyur?
Hampa dan putus asa dalam menemukan program mudah guna untuk digunakan pada komputer?
Anda terkial-kial menterjemahkan kitab imam-imam tersebut?
Tidak pasti dan yakin dengan terjemahan yang anda dapati? Dan mungkin juga tidak kena pada gaya bahasa anda.

Jika anda menjawab 'YA' kepada soalan-soalan di atas, anda mungkin sudah biasa dengan masalah tersebut. Lupakan mencari software-software dan program mudah guna kitab-kitab tersebut. Tidak perlu lagi anda terkial-kial menterjemah kerana memakan masa dan mungkin juga tidak menepati standart bahasa.

Kini anda boleh dapatkan software berserta terjemahan kitab Shahih Bukhari, Muslim, Sunan Abu daud, Sunan tirmidzi dan imam-imam yang lain dalam satu CD. Program yang lengkap dimuatkan dengan Kitab 9 imam-imam yang mashyur disertakan terjemahan dalam bahasa yang sangat mudah difahami.

Shahih Bukhari
Shahih Muslim
Sunan abu Daud
Sunan Tirmidzi
Sunan Nasaie
Sunan Ibnu Majah
Musnad Ahmad
Muwatho' Imam Malik
Sunan Darimi

Kandungan :
Lebih 62,000 hadith ( teks arab berserta terjemahan dalam bahasa yang mudah difahami)
Kumpulan dari kitab 9 imam hadith yang terkenal (Bukhari, Muslim,Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad hanbal, Imam Malik dan Ad-Darimi)
Data perawi hadith- ilmu hadith mudah dan ringkas
Sanad / jalan sampainya hadith-Data hadith pendukung (tahrij) & Komparasi Hadith ( hadis penguat)
Selain kandungan diatas, CD hadis kitab 9 imam juga memiliki nilai tambah yang lainnya

Tambahan :
Pencarian hadis dengan hanya menclick suatu kata yang ingin dicari pada search engine
Teks Arab dan terjemah hadis dapat disalin ke dalam Microsoft Word, notepad dan program lain.
Pengumpulan hadis berdasarkan indeks
Kumpulan hadis berdasarkan kategori hadis seperti hadis Qudsi, Mutawatir, marfu' dan lain-lain.
Biografi dan riwayat hidup 9 imam tersebut.
Lagenda (keterangan warna) status para perawi seperti tsiqah, maqbul, dhoif dan lain-lain

Kelebihan :
Pengkajian untuk penterjemahan dan membina software selama lebih 4 tahun.
Di edit dan di selia oleh graduan Mahasiswa Al-Azhar yang Cemerlang (Mumtaz)
Dilengkapi ciri-ciri keselamatan yang terperinci - setiap CD mempunyai serial number, registry keys dan Activation keys tersendiri.

Harga Asal
L.E 250
Harga Promosi
L.E 18
0.00
Harga Akan Naik L.E 250 Bila-bila Masa Dari Sekarang!


Untuk sebarang pertanyaan dan tempahan sila hubungi Ustaz Muhamad Azrin di talian +2014 7446469 atau email : ryenz85@yahoo.com.
5

Software terjemahan Kutub tis3ah


Anda tercari-cari software Kitab Shahih Bukhari, Shahih Muslim dan lain-lain lagi? Anda mencari terjemahan kitab-kitab imam yang mashyur? Kini semuanya terdapat dalam satu CD. Ianya software mudah cari berserta terjemahannya dengan tampilan yang menarik dan complete. Terkandung di dalamnya lebih 60 ribu hadis dari kitab-kitab hadis Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan Tirmidzi, Sunan Ibnu Majah, Musnan Ahmad, Muwatha' imam Malik dan Sunan Ad-Darimi.
Apa yang menarik dari program hadith kitab 9 imam ini? Sebagai sebuah karya yang belum pernah ada di sini, tentu program ini memiliki banyak kelebihan dari segi isinya.

Kandungan :
- Lebih 62,000 hadith ( teks arab berserta terjemahan dalam bahasa yang mudah difahami)
- Kumpulan dari kitab 9 imam hadith yang terkenal (Bukhari, Muslim,Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad hanbal, Imam Malik dan Ad-Darimi)
- Data perawi hadith- ilmu hadith mudah dan ringkas
-Sanad / jalan sampainya hadith-Data hadith pendukung (tahrij) & Komparasi Hadith ( hadis penguat)
Selain kandungan diatas, CD hadis kitab 9 imam juga memiliki nilai tambah yang lainnya

Tambahan :
- Pencarian hadis dengan hanya menclick suatu kata yang ingin dicari pada search engine
- Teks Arab dan terjemah hadis dapat disalin ke dalam Microsoft Word, notepad dan program lain.- Pengumpulan hadis berdasarkan indeks
- Kumpulan hadis berdasarkan kategori hadis seperti hadis Qudsi, Mutawatir, marfu' dan lain-lain.
- Biografi dan riwayat hidup 9 imam tersebut.
- Lagenda (keterangan warna) status para perawi seperti tsiqah, maqbul, dhoif dan lain-lain.

Perhatian : Satu yang anda perlu tahu, software ini menggunakan ciri-ciri keselamatan yang terperinci. Setiap cd menpunyai serial number, registry key dan activation tersendiri. Oleh itu hanya anda sahaja yang boleh menggunakan cd ini di komputer anda.

Untuk membuat tempahan sila hubungi ustaz Muhamad Azrin di talian 014 7446469 atau email : ryenz85@yahoo.com. Sila berikan maklumat nama anda, alamat email berserta no. hp untuk mudah kami mengirim serial number, registry key dan activation code.
0

Riwayat hidup : Imam Abu Daud

Nama lengkap Abu Dawud ialah Sulaiman bin al-Asy’as bin Ishak bin Basyir bin Syidad bin Amar al-Azdi as-Sijistani.Beliau adalah Imam dan tokoh ahli hadits, serta pengarang kitab sunan. Beliau dilahirkan tahun 202 H. di Sijistan.

Sejak kecil Abu Dawud sangat mencintai ilmu dan sudah bergaul dengan para ulama untuk menimba ilmunya. Sebelum dewasa, dia sudah mempersiapkan diri untuk melanglang ke berbagai negeri. Dia belajar hadits dari para ulama yang ditemuinya di Hijaz, Syam, Mesir, Irak, Jazirah, Sagar, Khurasan dan negeri lainnya. Pengemba-raannya ke beberapa negeri itu menunjang dia untuk mendapatkan hadits sebanyak-banyaknya. Kemudian hadits itu disaring, lalu ditulis pada kitab Sunan. Abu Dawud sudah berulang kali mengunjungi Bagdad. Di kota itu, dia me-ngajar hadits dan fiqih dengan menggunakan kitab sunan sebagai buku pe-gangan. Kitab sunan itu ditunjukkan kepada ulama hadits terkemuka, Ahmad bin Hanbal. Imam Ahmad bin Hanbal mengatakan bahwa kitab itu sangat bagus.

Guru-gurunya
Jumlah guru Imam Abu Dawud sangat banyak. Di antara gurunya yang paling menonjol antara lain: Ahmad bin Hanbal, al-Qan’abi, Abu Amar ad-Darir, Muslim bin Ibrahim, Abdullah bin raja’, Abdul Walid at-Tayalisi dan lain--lain. Sebagian gurunya ada yang menjadi guru Bukhari dan Muslim, seperti Ahmad bin Hanbal, Usman bin Abu Syaibah dan Qutaibah bin sa’id.

Murid-muridnya
Ulama yang pernah menjadi muridnya dan yang meriwayatkan hadits-nya antara lain Abu Isa at-Tirmidzi, Abu Abdur Rahman an-Nasa’i, putranya sendiri Abu Bakar bin Abu Dawud, Abu Awana, Abu Sa’id aI-Arabi, Abu Ali al-Lu’lu’i, Abu Bakar bin Dassah, Abu Salim Muhammad bin Sa’id al-Jaldawi dan lain-lain.

Sifat dan kepribadiannya
Abu Dawud termasuk ulama yang mencapai derajat tinggi dalam beribadah, kesucian diri, kesalihan dan wara’ yang patut diteladani.

Sebagian ulama berkata: "Perilaku Abu Dawud, sifat dan kepribadiannya menyerupai Imam Ahmad bin Hanbal. Imam Ahmad bin Hanbal menyerupai Waki’, Waki' seperti Sufyan as-Sauri, Sufyan seperti Mansur, Mansur menyerupai Ibrahim an-Nakha’i, Ibrahim menyerupai Alqamah. "Alqamah seperti Ibnu Mas’ud, dan Ibnu Mas’ud seperti Nabi Muhammad Shalallahu 'alaihi wasallam. Sifat dan kepribadian seperti ini menunjukkan kesempurnaan beragama, prilaku dan akhlak Abu Dawud.Abu Dawud mempunyai falsafah tersendiri dalam berpakaian. Salah satu lengan bajunya lebar dan satunya lagi sempit. Bila ada yang bertanya, dia menjawab: "Lengan yang lebar ini untuk membawa kitab, sedang yang satunya tidak diperlukan. Kalau dia lebar, berarti pemborosan."

Ulama memuji Abu Dawud
Abu Dawud adalah seorang tokoh ahli hadits yang menghafal dan memahami hadits beserta illatnya. Dia mendapatkan kehormatan dari para ulama, terutama dari gurunya, Imam Ahmad bin Hanbal.

Al-Hafiz Musa bin Harun berkata: "Abu Dawud diciptakan di dunia untuk Hadits, dan di akhirat untuk surga. Aku tidak pernah melihat orang yang lebih utama dari dia."

Sahal bin Abdullah at-Tastari, seorang sufi yang alim mengunjungi Abu Dawud dan berkata: "Saya adalah Sahal, datang untuk mengunjungimu." Abu Dawud menyambutnya dengan hormat dan mempersilakan duduk. Lalu Sahal berkata: "Abu Dawud, saya ada keperluan." Dia bertanya: "Keperluan apa?" Sahal menjawab: "Nanti saya katakan, asalkan engkau berjanji memenuhi permintaanku." Abu Dawud menjawab: "Jika aku mampu pasti kuturuti." Lalu Sahal mengatakan: "Julurkanlah lidahmu yang engkau gunakan meriwayatkan hadits dari Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam sehingga aku dapat menciumnya" Lalu Abu Dawud menjulurkan lidahnya kemudian dicium Sahal.

Ketika Abu Dawud menyusun kitab sunan, Ibrahim al-Harbi, seorang Ulama hadits, berkata: "Hadits telah dilunakkan bagi Abu Dawud, sebagai-mana besi dilunakkan untuk Nabi Dawud." Ungkapan itu adalah perumpama-an bagi keistimewaan seorang ahli hadits. Dia telah mempermudah yang rumit dan mendekatkan yang jauh, serta memudahkan yang sukar.

Seorang Ulama hadits dan fiqih terkemuka yang bermazhab Hanbali, Abu Bakar al-Khallal, berkata: "Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy’as as-Sijistani adalah Imam terkemuka pada jamannya, penggali beberapa bidang ilmu sekaligus mengetahui tempatnya, dan tak seorang pun di masanya dapat me-nandinginya.

Abu Bakar al-Asbihani dan Abu Bakar bin Sadaqah selalu menyanjung Abu Dawud, dan mereka memujinya yang belum pernah diberikan kepada siapa pun di masanya.Mazhab yang diikuti Abu Dawud

Syaikh Abu Ishaq as-Syairazi dalam Tabaqatul Fuqaha menggolong-kan Abu Dawud sebagai murid Imam Ahmad bin Hanbal. Begitu pula Qadi Abdul Husain Muhammad bin Qadi Abu Ya’la (wafat tahun 526 H.) yang termaktub dalam kitab Tabaqatul Hanabilah. Penilaian ini disebabkan, Imam Ahmad adalah guru Abu Dawud yang istimewa. Ada yang mengatakan bahwa dia bermazhab Syafi’i.

Memuliakan ilmu dan ulama
Sikap Abu Dawud yang memuliakan ilmu dan ulama ini dapat diketahui dari kisah yang diceritakan oleh Imam al-Khattabi dari Abu Bakar bin Jabir, pembantu Abu Dawud. Dia berkata: "Aku bersama Abu Dawud tinggal di Bagdad. Di suatu saat, ketika kami usai melakukan shalat magrib, tiba-tiba pintu rumah diketuk orang, lalu kubuka pintu dan seorang pelayan melaporkan bahwa Amir Abu Ahmad al-Muwaffaq minta ijin untuk masuk. Kemudian aku memberitahu Abu Dawud dan ia pun mengijinkan, lalu Amir duduk. Kemudian Abu Dawud bertanya: "Apa yang mendorong Amir ke sini?" Amir pun menjawab "Ada tiga kepentingan". "Kepentingan apa?" Tanya Abu Dawud. Amir mengatakan: "Sebaiknya anda tinggal di Basrah, supaya para pelajar dari seluruh dunia belajar kepadamu. Dengan demikian kota Basrah akan makmur lagi. Karena Basrah telah hancur dan ditinggalkan orang akibat tragedi Zenji."

Abu Dawud berkata: "itu yang pertama, lalu apa yang kedua?" Amir menjawab: "Hendaknya anda mau mengajarkan sunan kepada anak-anakku." "Yang ketiga?" tanya Abu Dawud. "Hendaklah anda membuat majlis tersendiri untuk mengajarkan hadits kepada keluarga khalifah, sebab mereka enggan duduk bersama orang umum." Abu Dawud menjawab: "Permintaan ketiga tidak bisa kukabulkan. Sebab derajat manusia itu, baik pejabat terhormat maupun rakyat jelata, dalam menuntut ilmu dipandang sama." Ibnu Jabir menjelaskan: "Sejak itu putra-putra khalifah menghadiri majlis taklim, duduk bersama orang umum, dengan diberi tirai pemisah".

Begitulah seharusnya, ulama tidak mendatangi raja atau penguasa, tetapi merekalah yang harus mengunjungi ulama. Itulah kesamaan derajat dalam mencari ilmu pengetahuan.

Wafatnya
Setelah hidup penuh dengan kegiatan ilmu, mengumpulkan dan menyebarluaskan hadits, Abu Dawud wafat di Basrah, tempat tinggal atas per-mintaan Amir sebagaimana yang telah diceritakan. la wafat tanggal 16 Syawal 275 H. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan ridanya kepada-nya.

Putra Abu Dawud
Imam Abu Dawud meninggalkan seorang putra bernama Abu Bakar Abdullah bin Abu Dawud. Dia adalah seorang Imam hadits putra seorang imam hadits pula. Dilahirkan tahun 230 H. dan wafat tahun 316 H.

Kitab karangan Abu Dawud
Abu Dawud mempunyai karangan yang banyak, antara lain:
1. Kitab as-Sunan
2. Kitab al-Marasil
3. Kitab al-Qadar
4. An-Nasikh Wal Mansukh
5. Fada'ilul A’mal
6. Kitab az-Zuhud
7. Dalailun Nubuwah
8. Ibtida’ul Wahyu
9. Ahbarul Khawarij

Di antara kitab tersebut, yang paling populer adalah kitab as-Sunan, yang biasa dikenal dengan Sunan Abu Dawud.